PURWAKARTA,(BPK).-Seorang pemilik saham PT Pikiran Rakyat Bandung mengingatkan pengurus perseroan Direksi dan Komisaris PT Pikiran Rakyat Bandung sudah semestinya menjalankan fungsi dan tugasnya dengan benar dan bertanggungjawab.

Pasalnya, berbagai persoalan yang muncul ke permukaan sekarang ini disebabkan tidak dilaksanakannya prosedur dan mekanisme yang sudah ditetapkan.

“Saya sebagai salah satu pemilik saham PT Pikiran Rakyat Bandung tentunya merasa terpanggil untuk menyelamatkan perusahaan yang didirikan para orang tua kita dengan bersusah payah hilang begitu saja,” kata seorang pemilik saham yang meminta namanya sementara tidak diungkapkan dulu ketika dihubungi, Kamis (4/4/2024).

Dia mengatakan memperhatikan perkembangan permasalahan di perseroan akhir-akhir ini, sudah seharusnya manajemen dalam hal ini Direksi memberikan informasi kepada seluruh pemegang saham baik secara informal maupun melalui mekanisme yang sudah diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan maupun ketentuan normatif UU No 40/2007 tentang Perseroan Terbatas.

“Sedangkan untuk beberapa permasalahan sudah diputuskan di forum RUPS luar biasa perseroan, sehingga manajemen tinggal fokus kepada solusi menyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam rangka menjalankan amanat RUPS luarbiasa perseroan dan jangan sampai membuat kebijakan-kebijakan yang menambah permasalahan baru dan bisa menimbulkan resiko-resiko lainnya bagi perseroan,” katanya.

Dia mengatakan, sudah berbicara dengan para pemilik saham lainnya untuk segera bertindak guna menyelamatkan perusahaan koran terbesar di Jawa Barat ini.

“Saya sangat sedih melihat dan mengamati banyak permasalahan yang muncul sekarang-sekarang ini,” jelasnya.

Ditambahkan, sejumlah permasalahan yang mencuat ke permukaan seperti adanya gugatan perdata dari mantan karyawan/wartawan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) soal belum dibayarkannya uang kompensasi, munculnya somasi dari mantan karyawan/wartawan dan tuntutan lainnya jangan dianggap sepele.

Ini menandakan adanya sesuatu yang salah dalam mengelola perusahaan sehingga bermunculan berbagai masalah.

“Mereka itu (mantan karyawan/wartawan) sudah berbuat banyak dalam membesarkan perusahaan tapi sekarang ini merasa diperlakukan secara tidak adil. Yah tentunya, mereka bertindak dengan caranya sendiri,” tandas dia.
Ia menggugah para pemilik saham yang lainnya untuk bersama-sama bergerak menyelamatkan perusahaan yang didirikan puluhan tahun yang lalu ini.

“Kita sebagai pemilik jangan berdiam diri saja tapi harus bersama-sama menyelamatkan PT Pikiran Rakyat Bandung,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur PT Pikiran Rakyat Bandung Tya Yuniarti ketika dikonfirmasi melalui sekretarisnya Annisa Rizkia tidak menjawab pesan WhatsApp yang dikirimkan. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here