JAKARTA, (BPK).-Sejumlah warga, penggemar dan penonton channel youtube Kang Dedi Mulyadi yang mengatasnamakan Jaringan Rakyat Indonesia (JRI) mendeklarasikan dukungan untuk pencalonan mantan Bupati Purwakarta itu sebagai Calon Presiden (Capres) pada Pemilu 2024 mendatang. Deklarasi JRI dilaksanakan di Hotel Sofyan Cut Meutia Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/1/2022).

Juru Bicara Jaringan Rakyat Indonesia, M Ikbal dalam mengungkapkan, belakangan ini begitu marak di media massa memberitakan soal dukungan Capres dan hasil survey lembaga-lembaga independen, namun yang jadi perhatian khusus bahwa belum ada nama Capres alternatif yang muncul dan membawa harapan perubahan bagi bangsa Indonesia.

“Melihat situasi ini tentu muncul kekhawatiran bagaimana nasib bangsa kita di masa yang akan datang. Namun ada secercah harapan untuk perubahan bangsa ini menjadi lebih baik. Keyakinan itu lahir dan disematkan kepada sosok seorang Kang Dedi Mulyadi (KDM). Sosok KDM sebagai Capres potensial bukanlah tanpa alasan atau isapan jempol belaka,” kata Ikbal.

Menurutnya, KDM punya latar belakang dan pengalaman di dunia politik sebagai Eksekutif dan Legislatif. Sebagai tokoh eksekutif, KDM pernah menjabat sebagai Bupati Purwakarta selama 2 periode (2008-2018) dan sebagai tokoh legislatif, KDM saat ini mengemban amanah sebagai Anggota DPR-RI Komisi IV yang memiliki ruang lingkup kerja bidang Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Kelautan dan Perikanan.

“KDM adalah figur publik yang sangat dekat dengan Milenial, dimana KDM sangat populer di dunia digital. KDM mampu mengelola kanal YouTube sebagai media publikasi kinerja dan aktivitas KDM bersama rakyat dari semua lapisan.

Hingga saat ini pengikut KDM di dunia digital Youtube memiliki subscriber sebanyak 3 juta. Kanal Youtube KDM paling digemari oleh jagat dunia maya sebagai tokoh politik,” kata Ikbal.

Ikbal juga mengungkapkan, hasil survey Top Of Mind (Pilih presidennya, tanpa sebut nama) yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis tanggal 09 Januari 2022, memunculkan nama Dedi Mulyadi dengan elektabilitas sebesar 1 persen.

“Angka ini sangat mengejutkan karena nama Kang Dedi Mulyadi tidak pernah masuk dalam bursa Capres di lembaga survey manapun. Bahkan di beberapa pemberitaan banyak menyatakan bahwa aktivitas dan kinerja Kang Dedi Mulyadi mengingatkannya pada Jokowi di 2014 silam,” ujar Ikbal.

JRI berkeyakinan kehadiran KDM sebagai Capres potensial untuk kontestasi Pilpres 2024 yang lahir dari rakyat biasa membuka kemungkinan tongkat estafet Presiden RI akan beralih dari Presiden Joko Widodo kepada Dedi Mulyadi atas kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa dan doa restu dari seluruh rakyat Indonesia.

“Maka, hari ini kami berkumpul dan berhimpun untuk menyatakan kebanggaan dan dukungan kepada Bapak Dedi Mulyadi sebagai Calon Presiden RI periode 2024-2029. Kami meyakini bahwa sikap ini adalah kehendak dari sebagian besar masyarakat Indonesia terutama para pengikut KDM di dunia digital. Kami akan menyuarakan sikap dan deklarasi dukungan ini seluas-luasnya kepada setiap elemen masyarakat dan mengajak untuk bersama-sama mengusung Kang Dedi Mulyadi menjadi calon Presiden RI untuk periode berikutnya,” kata Ikbal.

Hingga naskah ini ditulis, berkaitan dengan deklarasi dukungan pencapresannya, awak media belum bisa mengkonfirmasi Kang Dedi Mulyadi. (Vans)

LEAVE A REPLY

Please enter your name here
Please enter your comment!