Kepsek PGRI Tambun Selatan Langgar Prokes Adakan Rekruitmen Karyawan Di Sekolah

Kepala sekolah SMK PGRI Tamsel melanggar prokes di masa pandemi dan PPKM level 4 yang diterapkan pemerintah.

Pada hari ini Jumat 6 Agustus 2021 , Sekolah SMK PGRI Tamsel bekerja sama dengan perusahaan mengkrekrut tenaga kerja , pengkrekrutan diadakan di Sekolah SMK PGRI Tamsel dan sangat miris anak anak calon tenaga kerja dipungut biaya test hingga Rp.180.000.

Kejadian tersebut menjadi sorotan LSM LMPPSDMI.

Ketua Umum LSM LMPPSDMI , Leo Butar Butar mengatakan ke awak media ” Padahal Presiden Jokowi Dodo dalam siaran langsung dan jumpa pers , pelaksanaan PPKM level 4 diperpanjang sampai tanggal 9 Agustus 2021, kok ini malah berkerumun dengan kegiatan rekruitment calon tenaga kerja dan jelas jelas ini melanggar protokol kesehatan ,ucap nya Jumat 06/08/2021.

” Perekrutan calon tenaga kerja yang di lakukan Kepala Sekolah SMK PGRI Tamsel dan PT. Kyokuni dan ada 2 lagi perusahaan yang lainnya mengabaikan dan tidak mengindahkan aturan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah,
Menurut Kami, sepertinya Kepala Sekolah dan pihak perusahaan tidak mendukung prokes pemerintah, tegasnya. Ketua Umum LMPPSDMI Leo Butar Butar melanjutkan, terkait yang dilakukan oleh pihak kepala sekolah dan perusahaan, sudah selayaknya oknum Kasek tersebut diberhentikan dari jabatannya dan perusahaan perusahaan tersebut dicabut ijinnya, Karena jelas sekali tidak mendukung prokes Pemerintah dan sepertinya tidak ingin Covid -19 hilang dan di khawatirkan rentan menimbulkan cluster baru, tutup Ketua Umum LMPPSDMI.(SS/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your name here
Please enter your comment!