SIAPA yang tidak mengenal tempat wisata Situ Buleud. Keindahan air mancur dengan lampu warna saat malam tiba, menjadi daya tarik tersendiri.

Berlibur ke Purwakarta tidak akan lengkap rasanya jika belum mengunjungi Situ Buleud. Danau yang dilengkapi patung serta air mancur raksasa ini ternyata sudah ada sejak abad ke-18. Sejak mengalami pemugaran dan penataan ulang, danau ini jadi salah satu destinasi wisata kebanggan Purwakarta.

Danau cantik ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menyaksikan pertunjukan air mancur setiap akhir pekan. Selain itu, ada beragam aktivitas lainnya yang bisa dilakukan.

Pada hari Minggu pagi misalnya, banyak sekali warga yang datang baik untuk berolahraga maupun sekedar bersantai menikmati pemandangan alam bersama keluarga.

Sejak awal pembangunannya, Situ Buleud merupakan danau yang diperuntukkan sebagai sumber air dan tempat rekreasi masyarakat Purwakarta. Keberadaan danau ini juga menjadi penyejuk di pusat Kota Purwakarta yang sering dilanda cuaca panas.

Saat ini, Situ Buleud masih memiliki fungsi yang sama, namun dengan beberapa tambahan di sana-sini. Salah satu dekorasi yang mencolok adalah Patung Sri Baduga Mahara di bagian tengah danau serta air mancur yang mengelilinginya.

Tidak dapat dipungkiri pertunjukan air mancur di Situ Buleud merupakan salah satu daya tarik besar bagi wisatawan yang datang ke Purwakarta saat ini. Banyak wisatawan dari berbagai daerah yang sengaja datang untuk menyaksikan air mancur terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Pertunjukan air mancur Situ Buleud hanya bisa disaksikan di malam Minggu dan ketika ada acara-acara khusus. Pengunjung akan melihat jajaran air mancur menari-nari mengikuti irama dengan bias lampu berwarna-warni. Air mancur inilah yang mengukuhkan kawasan ini sebagai landmark Kota Purwakarta yang wajib dikunjungi wisatawan.

Namun kini keindahan air mancur Situ Buleud belum bisa dinikmati masyarakat Purwakarta. Seperti diketahui,  air mancur Situ Buled rusak dari tahun 2018.

Akibat tidak diaktifkan sekian lama, kerusakan di beberapa bagian vital pun terjadi. Pada tahun 2020, PT Telaga Pasir Kuta memenangkan lelang perbaikan dan revitalisasi Situ Buleud.

PT Telaga Pasir Kuta dinilai sukses mengerjakan proyek revitalisasi air mancur sitbul dengan maksimal. Buktinya, pada launching tahun 2021 lalu, air mancur Situ Buleud  tampil makin indah.

Tahun 2022 ini, CV Arkaan Watammam dipercaya menangani proyek perawatan Situ Buleud. Representative CV Arkaan Watammam Nana Diah Purnawati menangani tanggung jawab ini dengan sepenuh hati.

Dengan nominal yang dinilai kecil untuk merawat situ yang lama tidak dipergunakan, Nana Diah mengaku tidak ada keinginan yang berlebihan.

“Kami berusaha mengerjakannya dengan penuh tanggung jawab dan moral. Karena obyeknya adalah harapan banyak masyarakat Purwakarta,” katanya.

Rencananya, launching air mancur taman Sri Baduga akan dilakukan, Sabtu (16/7/2022).

“Kami berharap, masyarakat Purwakarta menyaksikan keindahan air mancur taman Sri Baduga setelah kami rawat dan perbaiki,” kata Nana. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here