Bekasi,|| Berita Pemberatas Korupsi.com

Pembangunan pemasangan paving blok di Kp.Pelaukan Gg.Ustad Nur Ali Rt001/01 Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi di kerjakan tidak maksimal dan ada indikasi merampok anggaran negara secara berjamaah oleh oknum oknum.

Pasalnya dari hasil investigasi Awak media di lokasi pemasangan paving blok jln Ust Nur Dusun 1( satu ) sepanjang 200 meter lebar 1,2 mtr, dengan Anggaran Rp. 64.730.000 ( Enam puluh empat juta tujuh ratus tiga puluh ribu rupiah) yang di kerjakan di 3 (tiga) lokasi di antara nya di lokasi Gang. Ust Nur Ali 53.72 meter, di lokasi GG Anwar 103.32 meter,di lokasi G Bapak Neli 43 meter di duga tidak terealisasi semua.

Dengan anggaran yang cukup lumayan besar untuk kegiatan pemasangan paving blok perlu di pertanyakan, dengan RAB dan anggaran sebesar itu apa saja yang di alokasikan, karena menurut hasil investigasi kelebihan anggaran dari pembelian matrial sebanyak 240 meter paving blok dan upah tukang dan yang lainnya cukup lumayan. Dan ini menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat untuk pembuatan laporan dan pertanggungjawabannya.

Salah satu warga masyarakat Desa Karang Rahayu sebut saja (EM ), mengatakan,” ini patut di duga dan khawatirkan ada nya penggelembungan anggaran, karena
Kegiatan pemasangan Paving blok yang kerjakan oleh TPK Desa Karang Rahayu, tidak dikerjakan semuanya ucapnya.

Suparman.yang biasa dipanggil pak Le yang juga Tim.TPK mengatakan bahwa dirinya sebagai Ketua TPK
Konfirmasi Wartawan degan Suparman

Wartawan : “bapak di TPK sebagai Apa..?

Suparman :” sebagai Ketua”

Wartawan : “Bapak betul sebagai Ketua TPK??

Suparman : “iya Betul saya Sebagai Ketua TPK.

Hasil penulusuran awak media di lapangan bahwa Ketua TPK itu Pak H Darsono, sekretaris Pak Suparman dan Bendahara Pak. H Abdul Syukur.

Dengan Suparman mengaku ngaku sebagai Ketua TPK, ada kejanggalan ada apa?

Suparman alias Pak Le pum mengklaim bahwa tersebut pekerjaan yang di ajukan pada pemerintahan yang lalu yaitu Pemerintahan yang di.pimpin Kades Margandi yang kini sudah Almarhum, baik secara pengajuan anggaran maupun titik lokasi nya.

Sementara itu Mada Anggota BPD Karang Rahayu mengatakan,

” Kami akan evaluasi pekerjaan pemasangan paving blok tersebut dengan adanya dugaan bahwa pekerjaan tersebut tidak terserap semua yang di laksanakan, ucap Mada, 26/12/2021.

(HSR/SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here