Purwakarta, Berita Pemberantas Korupsi – Pemerintah mengeluarkan anggaran yang cukup besar untuk bantuan dampak Corona di Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

Pemerintah merencanakan beberapa jenis bantuan sosial khusus untuk masyarakat golongan menengah ke bawah dalam menghadapi pandemi virus corona ini.

Adapun bantuan tersebut, ada yang terdiri atas paket sembako dan bantuan sosial tunai.

Sebelumnya, rencana-rencana bantuan ini juga telah diumumkan oleh Presiden Joko Widodo.

Selain di wilayah Jabodetabek, bantuan sosial juga akan diberikan kepada warga di luar wilayah Jabodetabek hingga seluruh Indonesia yang terdampak virus Covid-19.

Masing-masing kepala keluarga akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan. 

Namun aturan tetaplah menjadi aturan, hingga saat ini masih ada di wilayah Kabupaten dan Kota belum mendapatkan bantuan dampak virus Covid-19.

Tidak lain halnya di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat bantuan Covid-19 yang sampai saat ini menjadi polemik dan perbincangan hangat di semua kalangan Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Purwakarta.

Ada dugaan dana bantuan dampak virus Corona yang dikelola oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Purwakarta dibuat bancakan pejabat bangsat.

Bahkan banyak Kades mengeluhkan bantuan dana dampak Corona di Kabupaten dan Provinsi yang tak kunjung turun sampai saat ini. Rabu, (13/05).

Sehingga semua Kades di Kabupaten Purwakarta banyak yang mengeluh karena warga mereka mempertanyakan bantuan yang semestinya sudah didapat.

Beberapa awak media mendatangi kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Purwakarta untuk klarifikasi dan konfirmasi terkait bantuan yang belum tersalurkan dari provinsi atupun dari kabupaten.

Hal yang menjadi pertanyaan ialah ada kejangalan apa sehingga bantuan warga terdampak mandeg di tengah perjalanan.

Batuan Corona seharusnya dari bulan April anggaran tersebut sudah turun tetapi pada hakikatnya Sampai sekarang belum juga terealisasikan.

Kuat dugaan adanya oknum pejabat bangsat yang menggorok anggaran untuk bantuan warga terdampak corona. (Tim Pemburu Fakta)

LEAVE A REPLY

Please enter your name here
Please enter your comment!