SUMBAKSEL, (BPK).- Tangkap Gerombolan Restributor Roko tanpa Cukai bak jamur di musim hujan. diduga mempunyai beking Herder bertaring tajam , begitu juga peredaran rokok tanpa pita cukai, beredar di wilayah Sumatera selatan,tanpa ada tindakan hukum beberapa merk rokok tanpa pita cukai dipasarkan di wilayah Sumatera Selatan antara lain: HJS, Bidi, BAR, NIKE, Nayan dan beberapa rokok lainnya.

Ali Sofyan selaku Dewan pimpinan Daerah Sumsel Laskar Anti korupsi Indonesia . Mendesak jajaran Polda Sumsel untuk menertibkan dan menghentikan peredaran roko tanpa pita Cukai Pasalnya rakok tersebut sangat berbahaya dengan kesehatan manusia . Lanjut Ali Sopyan perusahan Rako tanpa pita cukai ,Sudah merugikan pemasukan uang pajak diduga keras ristributor roko tanpa pita cukai menghindar dari ritribusi pajak.haltersebut Alisopyan DPD Laskar Anti korupsi indonesia mendesak pihak jajaran Polda Sumsel agar segera menangkap gembong agen roko berbahaya maraknya peredaran rokok tanpa cukai/ pita cukai beda peruntukan di wilayah Sumatera Selatan,di duga kuat pihak bea cukai dan kepolisian tutup mata. Saat di konfirmasi pihak bea cukai subagtim melalui humas mengatakan,mereka meminta surat resmi dari redaksi untuk bisa di konfirmasi agar meraka bisa mempersiapkan jawaban atas pertanyaan mengenai maraknya peredaran rokok ilegal di wilayah Sumatera Selatan.
Menurut Ali Sofyan ada dugaan keterlibatan oknum instansi dan institusi yang ada di Sumatra Selatan,jika memang mereka tidak terlibat kenapa mereka tidak bertindak? Mereka di gaji oleh uang negara dari penghasilan pajak cukai, kemana kinerja mereka selama ini? Pelaku dan pemain rokok ilegal ini di duga aparat sudah tau jadi kita minta pihak bea cukai dan kepolisian serius untuk menindak permasalahan ini, karena banyak kerugian negara,jangan sampai aparat penagak hukum dan bea cukai di wilayah. Sumatera Selatan di anggap mandul tidak mau bertindak tegas atas apa yang telah merugikan negara,dengan pembiayaran peredaran rokok ilegal di wilayah Sumatera Selatan. Segera diberantas dan usut perusahanya tegas Ali Sofyan.
( Red )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here